Sudah di penghujun tahun 2015 tinggal mengitung hari saja 2015 akan berlalu. sudah 24 bulan 168 minggu Nur meewati masa kesendiriannya. Dia mulai gelisah lantaran teman seusianya sudah menikah dan hampir diantaranya sudah mempunyai anak. terakhir teman satu genknya sedang mengandung. hampir postngan di faceboknya foto bayi yang lucu dan imut memenuhi beranda pemberitahuannya. Nur merasa senang dan terkadang dia juga merasa jengkel sama dirinya sendiri. "kapan aku bia kayak mereka". gumannya.
Dulu waktu diputusin aja sok lapang dada "sendiri lebih baik dan aku bisa bahagia tanpa pacar". Tapi pad kenyataannya sampai sekarang masih betah menjomblo, bukan karena Nur tak ingin pacaran melainkan tidak ada cowok yang berusaha mendekati dia. Entah kutukan dari mana sampai Nur tak terlihat memiliki pacar 2 tahun terakhir ini. Dan kisah Nur bermula dari......
nada dering handphone berbunyi (ttiiittt...tiiittttt)
"ya hallo" jawab Nur dengan suara berat (suara orang yang belum sadar bangun tidur).
"kamu gak masuk kuliah hari ini" tanya seseorang dari seberang sana.
"iya ini mau siap-siap ,tunggu ya...". telphone dimatikan, Nur bergegas bangun dari tempat tidurnya.
Di Kampus Universitas Terbuka...
"eh ndug kowe nanti jadi ikut ora kerja kelompok ngerjain tugas" tutur Kiki teman dekat Nur di Kampus. Kiki adalah teman curhat Nur yang setia, dimanapun dan kapan pun Kiki selalu mendengarkan curhatnya. tidak heran kalau mereka punya panggilan akrab yaitu ndug yang artinya (anak perempuan).
"si mister ikud kelompok kita gak ndug?" tanya Nur yang belakangan ini naksir Azzam teman sekelas dan sahabat mereka.
"menurut aku kamu lupain Azzam dech ndug". Kiki memasang muka serius.
"kenapa?". Nur penasaran.
"Azzam mau menikah Ndug, kemarin waktu dia gak masuk ternyata dia tunagan Ndug". Dengan berat hati Kiki menceritakan semuanya yang dia ketahui tentang Azzam. Nur tampak terdiam.
" kowe rapopo kan Ndug?".Kiki memastikan sahabatnya tak bersedih.
" iya Ndug aku gak papa, yasudah aku pulang dulu yaa... nanti kalau sempet aku nyusul ke rumah kamu buat ngerjain tugas.. bye...". Nur berlalu nampak raut sedih tercermin dari wajahnya. tak biasanya Kiki mendapati temanya bersedih seperti ini.
Kiki sangat menyadari perasaan Nur terhadap Azzam, Nur jauh cinta sama Azzam sejak awal masuk kuliah. Waktu itu Kiki ingat Azzam terlambat datang dan duduk di bangku belakang Nur. Dan sejak awal perjumpaan itu Nur mulai jatuh cinta pada pandangan pertama. Nur jatuh cinta diam-diam kepada Azzam, meskipun mereka dekat Nur tak pernah bisa mengungkapkan perasaannya karena Nur tahu persahabatannya dengan Azzam sangat berarti lebih dari status pacar. Azzam sangat baik kepada semua orang dan seringkali Nur salah mengartikan sikap baik Azaam kepadanya. Kiki selalu berharap sahabatnya bisa menemukan laki-laki yang bisa menyanyangi dia dan bisa memahami diri Nur sepenuhnya. Dan Kiki sangat tahu apa yang terjadi pada Nur beberapa tahun silam. Nur selalu dibuat sakit hati sama pacar-pacarnya dahulu hingga akhirnya Nur memutuskan untuk sendiri dan sementara tidak menjalin hubungan spesial dengan laki-laki.
Disisi lain Nur tampak murung, sedih dan patah hati. "Tuhan kapan aku bisa merasakan bahagia seperti mereka yang memiliki pasangan?". gumam Nur sembari melihat keluar jendela.
" apakah kebahagian itu hanya milik mereka yang beruntung? memiliki wajah cantik? body langsing, banyak uang? gumam Nur lagi.
"apa hanya aku yang memiliki wajah tidak cantik, bentuk fisik yang kurang,sususunan gigi yang tak rata,wajah penuh bekas jerwat,rambut sedikit botak dan gaji pas-pasan yang gak bisa punya pacar?. tambah Nur sembari menangis.
" kenapa Tuhan? apakah akan selalu begini?" sesenggukan.
Terkadang apa yang kita mau tidak bisa langsung kita dapatkan. Jomblo selama 2 tahun mungkin sudah menjadi takdir dari Tuhan, karena Tuhan sengaja mempertemukan dengan beberapa orang yang salah sebelum kita benar-benar menemukan seseorang yang tepat. jodoh,maut dan rezeki sudah menjadi ketentuanNya karena manusia hanya bisa berencana dan semua keputusan akan kembali kepadaNya pula.
Nur harus bisa bersabar melihat sekelilingnya bisa berbahagia. Sepupunya bisa menjalin komunikasi yang baik meski LDR, temen-temen kantornya yang prepare tahun baruan sama pacar masing-masing dan postingan status di Facebook yang penuh kebahagian dari orang-orang yang tak Nur kenal.Dan Nur harus tetap berusaha untuk lebih membuka hati kepada laki-laki yang ingin mendekatinya. Cinta bukan hanya sekedar kata saja melainkan memiliki makna yang mendalam. Bukan hanya keberanian untuk mengungkapkan tetapi keberanian untuk selalu menjaga hubungan menjadi lebih baik untuk waktu yang cuckup lama. dan bukan hanya laki-laki saja yang harus mengungkapkan tapi wanita pun punya hak untuk mengungkapkan perasaannya. karena rasa Cinta semakin dipendam akan terasa sakit, berani mengungkapkan itu baik. Dari jatuh cinta diam-diam siapa tau dia memiliki perasan yang sama ^_^." positive thingking gaaeessss"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar